AGAM – Menjelang peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang diperingati setiap tanggal 5 November, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Agam mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk semakin peduli terhadap kelestarian tumbuhan (puspa) dan hewan (satwa) khas daerah.
Peringatan HCPSN tahun 2026 ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Agam untuk merenungkan kembali pentingnya menjaga keanekaragaman hayati yang ada di sekitar kita, mulai dari kawasan hutan Gunung Marapi dan Singgalang, hingga ekosistem perairan Danau Maninjau.
Ketua DPC Agam, H. Gema Saputra, S.T., menyampaikan bahwa menjaga puspa dan satwa liar bukan sekadar tugas pemerintah atau pegiat lingkungan, melainkan tanggung jawab bersama demi kesejahteraan generasi mendatang.
“Kabupaten Agam dianugerahi alam yang sangat kaya, mulai dari bunga langka Rafflesia arnoldii hingga beragam satwa lindung khas Sumatra. Mari kita jaga bersama dengan tidak merusak hutan, tidak berburu satwa liar, serta merawat lingkungan sekitar kita,” ujarnya.
H. Gema Saputra, S.T. juga menambahkan bahwa kerusakan ekosistem di daerah hulu dan kawasan konservasi dapat berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas, termasuk memicu bencana alam. Oleh karena itu, kesadaran kolektif dari masyarakat sangat dibutuhkan.
Melalui momen HCPSN 2026 ini, DPC Agam berharap kesadaran lingkungan di tengah masyarakat semakin meningkat, sehingga keindahan dan kekayaan alam Kabupaten Agam tetap lestari dan dapat terus dibanggakan oleh anak cucu kelak.
(Humas DPC PPP Kab. Agam)
No comments:
Post a Comment